Pengertian Host dan Perbedaan Jenis-Jenis Hosting

Host Adalah? Apa itu Definisi dan Perbedaan Jenis-Jenisnya

Pengertian host adalah merupakan kata dasar untuk hosting yang menyatakan terhubungnya perangkat komputer dalam jaringan. Sementara untuk hosting atau web hosting sendiri merupakan tempat penyewaan yang menampung file/data yang dibutuhkan sebuah internet agar bisa diakses melalui internet.

Pengertian HostAdapun data-data tersebut bisa berupa gambar, file, program, database dan email. Kata host berkaitan dengan ilmu komputerisasi dan juga internet, yang mencakup berbagai hal dalam dunia komputer. Fasilitas yang satu ini merupakan solusi untuk menempatkan berbagai halaman web untuk selalu online.

Hosting diadopsi dari istilah host adalah bisa diumpamakan seperti kios yang menyediakan atau menyewakan infrastruktur, ruangan atau fasilitas yang lainnya untuk menunjang usaha setiap orang yang menggunakannya. Adapun tiap-tiap kios mempunyai pengelola berbeda-beda yang juga memiliki sistem operasi sendiri-sendiri.

Setiap penyedia hosting ini memiliki ukuran kapasitas tertentu yang disewakan untuk para kliennya. Berbagai layanan hosting ditawarkan dengan jenis berbeda-beda, mulai dari hosting gratisan, hingga hosting berbayar. Berbagai jenis layanan hosting pun memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Adapun beberapa jenis hosting yang banyak kita jumpai adalah seperti berikut :

1. Shared Web Hosting

Jenis hosting yang satu ini biasanya satu website atau situs diletakkan ke dalam sebuah server yang memiliki jenis yang sama kemudian berbagi dengan beberapa situs lainnya yang jumlahnya banyak bisa mencapai ratusan hingga ribuan situs.

Biasanya setiap domain dapat berbagi sumber daya yang berasal dari server yang sama tadi, seperti berbagi CPU dan RAM. Fasilitas dan fitur yang tersedia untuk layanan ini biasanya terhitung cukup luas. Jenis hosting ini memiliki biaya yang lebih murah, sehingga banyak orang yang menggunakan hosting jenis Shared Web Hosting ini.

2. Hosting Gratisan

Namanya juga hosting gratisan, tentu merupakan layanan yang banyak dipilih para pemula. Hanya saja kekurangannya pada hosting ini akan terdapat banyak iklan muncul dalam website Anda. Selain itu, ada sebagian yang memungkinkan Anda untuk tak mempunyai domain pribadi. Jasa hosting gratisan disediakan berbagai layanan penyedia hosting dengan fasilitas dan fitur yang lebih terbatas jika dibandingkan dengan layanan hosting berbayar.

3. Reseller Web Hosting

Reseller web hosting ini merupakan layanan di mana klien atau pengguna bisa menjadi penyedia hosting atau web host itu sendiri. Reseller dalam setiap domain sendiri berguna dalam kombinasi dari semua jenis hosting, yang disesuaikan oleh penyedia afiliasi dari hosting web tersebut.

4. Virtual Dedicated Server

Virtual Dedicated Server, biasa dikenal juga dengan nama Virtual Private Server (VPS) untuk membagikan setiap sumber daya pada server menjadi sebuah virtual server. Hal ini di mana setiap sumber daya tersebit bisa dialokasikan secara tidak langsung dengan mencerminkan sebuah hardware.

5. Cloud Hosting

Cloud Hosting merupakan platform layanan hosting terbaru yang bersifat terukut, dapat diandalkan dan kuat tergantung dari keseimbangan pada beban server serta terdapatnya bantuan dalam perhitungan tagihan. Layanan Cloud Hosting biasanya mengharuskan penggunanya untuk membayar terbatas dari apa saja yang digunakannya.

6. Dedicated Hosting

Jenis hosting ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan web server sendiri serta bisa memiliki tanggung jawab penuh terhadapnya. Adapun jenis lain dari Dedicated hosting ini yaitu Unmanaged Hosting atau Self Managed. Dedicated Hosting umumnya merupakan jenis hosting yang paling mahal sebab Anda bisa mempunyai server sendiri, dengan satu server tadi hanya bisa memiliki satu domain dan hosting sendiri.

Nah, itulah penjelasan mengenai pengertian host dan tipe-tipe hosting yang wajib Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Related Post

Comments are closed.